Pertimbangan Memilih Motherboard Terbaik


Motherboard terbaru 2012

Memilih Motherboard Terbaik

Dewasa ini komputer jenis laptop, notebook, tablet dan lain-lain sudah sangat memasyarakat. Keberadaan komputer mobile tersebut perlahan menggeser komputer desktop yang sebelumnya jadi primadona. Namun untuk kalangan tertentu komputer desktop tetap menjadi pilihan. Misalnya mereka yang sehari hari-harinya berurusan denga desain grafis, games ataupun mereka yang memang sengaja memilih PC desktop sebagai “teman kerjanya”. Tulisan ini mungkin berguna untuk mereka yang berniat merakit sendiri sebuah PC desktop yang diidamkan. 

Dalam merakit sebuah komputer, yang pertama kali harus dipertimbangkan adalah memilih sparepart yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan kita. Termasuk dalam memilih motherboard.  Dengan mempertimbangkan beberapa hal secara tepat, maka kita bisa mendapatkan sebuah motherboard terbaik yang sesuai keinginan.
Berikut ini adalah beberapa pertimbangan penting dalam memilih sebuah motherboard terbaik

Pertama, tujuan penggunaan komputer atau PC
Menentukan terlebih dahulu tujuan penggunaan komputer yang akan kita rakit sangatlah penting. Yaitu agar kita bisa memilih motherboard dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Sehingga semua spek yang diperlukan terpenuhi dan tidak ada spek yang sia-sia. 

Menurut harganya motherboard dibagi menjadi 3 jenis , yaitu : terjangkau (value), menengah (mainstream) dan kelas atas (high end). Jika kebutuhan kita hanya standar / administrative, tipe value sudah memadai. Bila kita memerlukan untuk home-entertainment misalnya, bisa menggunakan mainstream. Demikian seterusnya. 

Kedua, sesuaikan motherboard dengan casing CPU
Ada dua ukuran motherboard yaitu ATX dan Micro-ATX. Ukuran motherboard ini sesuai pada casing CPU yang dipakai. ATX berukuran standar (tower PC), sedangkan Micro-ATX berukuran lebih kecil (mini tower PC). Umumnya motherboard tipe value menggunakan ukuran Micro-ATX. 

Ketiga, sesuaikan motherboard dan processor
Menyesuaikan motherboard dengan processor sangat penting. Karenanya, usahakan membeli motherboard bersamaan waktunya dengan membeli processor. Sehingga, kita bisa menyesuaikan keduanya secara langsung didepan penjualnya. Jangan sampai kita membeli motherboard yang tidak compatible dengan processor yang akan kita beli. Perlu diketahui, masing-masing processor memiliki pin atau kaki processor yang berlainan. Jadi tak ada salahnya berhati-hati saat memilih motherboard.  

Keempat, memilih chipset
Chipset adalah “jantung” dari motherboard. Chipset akan menentukan spek dari motherboard yang dipakai. Chipset terbaik tentunya digunakan pada motherboard yang baik juga. Produk chipset yang umum di Indonesia antara lain : Intel, VIA dan SiS. 

Kelima, fitur motherboard
Setiap merk atau jenis motherboard memiliki fitur yang berlainan satu dengan yang lain. Contohnya ada motherboard yang sudah memiliki VGA Card dan ada yang belum. Mana yang kita pilih sangat relative. Kalau kita tidak mau mengeluarkan uang tambahan, maka kita harus memastikan, bahwa motherboard yang kita pilih harus memiliki fasilitas onboard seperti:  graphics integrated (VGA Card), audio system, LAN, USB, dan lain-lain. Dengan adanya fasilitas ini, maka kita bisa berhemat karena bisa langsung digunakan tanpa harus menambah lagi peripheral lain. 

Disamping kelebihannya, fasilitas onboard tersebut juga memiliki kelemahan. Diantaranya adalah dari segi kualitas. 

Keenam, garansi
Jangan pernah membeli motherboard yang tanpa garansi. Motherboard bergaransi sangat penting untuk menjamin bila sewaktu-waktu PC kita bermasalah. Sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk memperbaikinya. Pilih merek yang terpercaya dan memiliki garansi riil. Dewasa ini rata-rata motherboard memiliki garansi antara satu sampai tiga tahun. 

Ketujuh, cek perlengkapan motherboard
Pada saat kita membeli sebuah motherboard baru, pastikan semua perlengkapannya tersedia. Perlengkapan yang harus dimiliki sebuah motherboard baru adalah CD driver, buku manual (guide book), Kabel ATA / SATA / Floppy dan back-panel (berfungsi untuk pelapis bagian belakang casing sebagai tempat konektor). 

Kedelapan, produsen atau merek
Produsen atau merek para pembuat motherboard patut dipertimbangkan, seperti Asus, Gigabyte, MSI, DFI dan lain-lain. Produsen atau merek motherboard yang baik biasanya memiliki dukungan garansi dan jaringan after sales yang baik. 

Itulah beberapa pertimbangan penting dalam memilih motherboard. Tentu saja pertimbangan itu masih bisa bertambah sesuai dengan spek motherboard yang dibutuhkan.  Dengan mempertimbangkan spek motherboard yang dibutuhkan secara tepat, maka sebuah motherboard terbaik bisa kita dapatkan. 

Nah, semoga bisa membantu siapapun yang berniat membeli motherboard dan merakit komputer sesuai keinginan.  


Hubungi Kami

Name

Email *

Message *