Tips Merawat Layar Sentuh Smartphone


Tips merawat layar sentuh smartphone

Tips merawat layar sentuh smartphone

Teknologi layar sentuh (touch screen) saat ini menjadi mainstream pada beberapa gadget terbaru seperti smartphone, PC tablet, kamera dan lain-lain. Gadget yang mengadopsi model layar sentuh perlahan menyaingi kepopuleran model Qwerty yang sempat mendominasi model handphone di tanah air.

Smartphone dengan layar sentuh membutuhkan perlakuan yang khas. Berbeda dengan model Qwerty, smartphone layar sentuh perlu lebih hati-hati dalam penggunaan. Model layar sentuh juga memerlukan perhatian dan perawatan khusus. Yaitu, agar layar sentuh tidak rusak dan kualitasnya tetap terjaga.

Baik pada smartphone ataupun gadget lainnya, layar sentuh memiliki tiga bagian utama. Yaitu, panel sensor pada lapisan luar, pengontrol layar sentuh yang berfungsi sebagai signal processor, dan driver software yang menerjemahkan data menjadi gerakan. Merawat layar sentuh dalam pengertian disini terutama terkait dengan panel sensor pada lapisan luar.
Berikut beberapa tips merawat layar sentuh pada smartphone agar tetap awet, terjaga kualitasnya dan tidak rusak.

Pertama, lindungi layar sentuh dengan lapisan plastik anti gores (screen protector). Screen protector sangat berguna untuk melindungi layar dari goresan, lecet dan baret. 

Kedua, hindari layar smartphone dari medan magnet seperti televisi, speaker, radio dan peralatan elektronik lain yang mengandung magnet.

Ketiga, cukup gunakan telunjuk saat mengoperasikan smartphone, jangan pakai kuku. Menekan layar sentuh juga pelan saja, tidak boleh terlalu keras. Tujuannya yaitu agar layar tidak tergores.

Hindari juga penggunaan stylus atau pensil magnetic, sebab stylus kalah lembut dibanding jari kita.

Keempat, jauhkan layar dari sinar matahari langsung, sebab LCD-nya bersifat liquid. Jika terlalu lama terkena sinar matahari maka akan mengurangi kualitas LCD.

Kelima, hindarkan smartphone dari tempat yang sempit dan menghimpit, misalnya saku celana jeans. Sebab, layar sentuh bisa rusak bila terlalu sering terhimpit. Coba gunakan chasing atau tempat ponsel yang sesuai, tidak kekecilan dan tidak kendor.

Keenam, bersihkan layar sentuh dengan kain yang lembut, misalnya kain pembersih kaca mata. Jangan gunakan tissue berbahan kertas, sebab bisa meninggalkan debu atau partikel kotoran, bahkan menyebabkan goresan pada layar.

Bila mungkin, bersihkan layar sentuh menggunakan lap berbahan micro fiber. Bahan micro fiber bisa mengangkat debu dengan usapan ringan, karena itu bahan ini dianggap cukup ideal. Lap berbahan micro fiber dapat dipakai dalam kondisi basah ataupun kering.

Juga, jangan bersihkan layar sentuh dengan pembersih kaca biasa. Sebab, pada pembersih kaca biasa mungkin terdapat unsur kimia tertentu yang berbahaya untuk layar sentuh, terutama layar berbahan capacitive.

Ketujuh, bila smartphone atau tablet tersebut basah atau kecemplung air, jangan mengeringkannya dengan pengering rambut (hair dryer). Karena, hair dryer menghasilkan panas dan itu bisa merusak material pada layar sentuh.

Kedelapan, jauhkan smartphone layar sentuh dari jangkauan anak di bawah umur. Hmm, … kita tak pernah bisa menduga apa yang akan dilakukan oleh anak kecil, bukan ?

Teknologi layar sentuh sekarang sudah banyak dipakai pada sejumlah gadget. Dan smartphone dengan layar sentuh tentu memberi pilihan baru serta kemudahan dalam pengoperasian. Sejalan dengan itu, smartphone layar sentuh juga membutuhkan perawatan khusus. Betul, merawat layar sentuh memang tidak boleh asal-asalan.

Semuanya kembali pada kita, disamping semua kelebihan dan kemudahan layar sentuh smartphone,  tentu ada “harga” yang harus kita keluarkan. Tinggal kita memilih yang mana, bukan ?


Hubungi Kami

Name

Email *

Message *