Tips Memilih Perusahaan Data Recovery

Bagaimana memilih jasa recovery data yang terbaik


Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar istilah recovery data ? Bagi sebagian orang yang baru mengalami kehilangan atau kerusakan data, file atau dokumen yang ia simpan, istilah data recovery mungkin akan menimbulkan rasa khawatir atau cemas, jangan-jangan file dan dokumen yang terhapus, hilang atau rusak itu tidak akan bisa dipulihkan dan hilang selamanya. Sehingga sia-sia lah semua yang dikerjakannya selama ini.  

jasa recovery data

Data yang hilang pada sebuah storage bisa bersifat software, misalnya : terkena virus, terhapus tidak sengaja, terformat atau diformat, terpartisi atau dipartisi, terhapus karena system operasi dll. Bersifat hardware, misalnya : terjatuh, terbakar, kerusakan motor head, kerusakan cakram, kerusakan pada sirkuit elektronik dll.  

Tapi untunglah sekarang ini banyak perusahaan recovery data (data recovery company) yang mengkhususkan diri dalam menyelamatkan data yang disimpan baik di hardisk internal, hardisk eksternal, flasdisk, SD card, solid state drive (SSD), dll. Masalahnya bagaimana cara kita memilih perusahaan data recovery yang terbaik, padahal perusahaan tersebut tergolong langka dan belum banyak dikenal ?  

Sekedar gambaran, andaikata kita menyimpan dokumen penting pada sebuah flashdisk, kemudian karena satu dan lain hal data di flashdisk tersebut terhapus, tidak bisa diakses atau rusak, padahal datanya sangat penting, apakah perusahaan data recovery bisa menyelamatkan dokumen yang tersimpan di flashdisk tersebut ? Jika bisa, bagaimana cara memilih satu yang terbaik diantara beberapa perusahaan jasa recovery data yang ada diluar sana ?  

Jika Anda dihadapkan pada masalah pelik seperti itu, maka berikut ini adalah tips memilih perusahaan data recovery yang bagus dan tepat.

1. Jangan panik. Ketika Anda menyadari bahwa file di flashdisk tidak dapat diakses, langkah pertama yang harus dilakukan adalah jangan panik, karena kepanikan hanya akan menambah masalah jadi semakin rumit.

2. Coba hubungkan ke komputer lain. Yaitu untuk memastikan apakah data di flash disk tersebut benar-benar tidak bisa diakses atau rusak ? Apakah di komputer lain masih tetap sama masalahnya ? Anda hanya perlu melakukannya satu kali untuk mengetahui apakah flashdisk tersebut masih bekerja atau tidak.

3. Di komputer lain tersebut mungkin Anda akan menerima pesan error seperti ini : "USB device not recognized" atau "This device needs to be formatted". Pesan pertama biasanya karena kita belum menginstall software flashdisk tersebut, sedangkan pesan kedua mengharuskan kita untuk menformat ulang. Masalahnya jika diformat ulang maka semua data yang tersimpan akan terhapus.

jasa recovery data

4. Dengan asumsi data yang tersimpan di flasdisk tersebut sangat penting maka tidak ada salahnya untuk meminta bantuan dari perusahaan recovery data yang profesional. Lakukan pencarian di Google atau Yahoo dengan kata kunci “USB data recovery” atau ”perusahaan data recovery”.

5. Kunjungi situs mereka berdasarkan hasil pencarian tersebut, mulailah dari urutan teratas.

6. Cari informasi sebanyak mungkin mengenai kredibilitas perusahaan jasa data recovery tersebut. Kredibilitas perusahaan jasa recovery data dapat dilihat dari :

a. Testimony pelanggan yang sudah memakai jasa perusahaan tersebut. Cari di internet dengan kata kunci “pengalaman menggunakan jasa recovery data + nama perusahaan”. Pelanggan yang puas, ataupun yang kecewa, kadang-kadang ada yang mau berbagi pengalaman dalam mengatasi file atau dokumen yang hilang dengan bantuan perusahaan recovery data dll.

b. Review dari para pakar. Ulasan dari pakar komputer yang diakui akan sangat membantu, karena mereka mengulasnya secara netral.

c. Klien perusahaan. Yaitu perusahaan mana saja yang telah memakai jasa mereka. Semakin banyak dan semakin bonafid perusahaan yang telah menggunakan jasa mereka, biasanya semakin menunjukkan kualitas perusahaan data recovery tersebut.

d. Umur perusahaan. Ini menunjukkan seberapa lama mereka bisa bertahan dalam bisnis recovery data. Semakin lama umurnya biasanya kualitasnya semakin bagus. Perusahaan jasa recovery data yang kualitasnya jelek pasti tidak akan bertahan lama. Jangan terpesona oleh tampilan website mereka yang bagus dan menarik, karena hal itu tidak otomatis berarti bahwa perusahaan tersebut berkualitas.

7. Selanjutnya cari halaman tentang harga atau biaya yang diminta. Hindari perusahaan yang meminta harga flat, karena pada dasarnya data recovery bukan tipe bisnis “one size for all” melainkan harga bervariasi berdasarkan tingkat masalah / kesulitannya.

Selain itu hindari perusahaan yang meminta biaya diawal. Pilih perusahaan yang bersedia tidak dibayar sampai pemulihan / penyelamatan file dan dokumen benar-benar sukses. Ibarat makan di restoran, kita tidak akan membayar sebelum kita menyantap makanan yang kita pesan bukan ?

8. Membandingkan 2 atau 3 perusahaan / jasa data recovery yang menurut Anda paling bagus, baik dalam kredibilitas, kualitas pekerjaan dan harga yang diminta. Setelah yakin dengan pilihannya, lakukan kontak untuk meminta jasa dari perusahaan tersebut.

Sebagai penutup, secara umum data yang kita simpan pada sebuah storage jauh lebih berharga dibandingkan dengan harga fisik storage itu sendiri. Jika terhapus atau rusak biaya untuk me-recovery datanya juga tidak murah. Terhapus, rusak atau hilangnya data pada hardisk, flashdisk, maupun storage yang lain sesungguhnya bisa diminimalisir dampaknya jika kita rajin memback up semua file dan dokumen secara reguler. Misalnya dengan memback up atau menyimpan data cadangan pada satu atau dua hardisk portable / hard disk eksternal. Sehingga jika salah satu hardisk bermasalah atau rusak maka bisa menggunakan yang lain.

Baca juga : Perbedaan Hard Disk External dan Hard Disk Portable

Itulah sedikit uraian tentang tips memilih perusahaan data recovery untuk memulihkan file, dokumen atau data yang tidak bisa diakses atau rusak di media storage Anda. Jika pembaca punya tambahan, silakan menuliskannya di kolom komentar.

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *